Advertisement

Harum Tinjau Bandara Ujoh Bilang, Membuka Jalan Baru bagi Masyarakat Mahakam Ulu

TemanKita.com, Ujoh Bilang – Perjalanan menuju Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang selama ini identik dengan jalur sungai panjang dan menantang, perlahan akan berubah. Akses darat dan udara mulai menjadi harapan baru bagi masyarakat perbatasan.

Dalam rangkaian kunjungan kerja ke wilayah tengah Kalimantan Timur, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud meninjau langsung progres pembangunan Bandara Ujoh Bilang di Kabupaten Mahakam Ulu, Rabu (7/1/2026). Bagi warga setempat, kehadiran bandara ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan “nadi baru” yang diharapkan mampu menggerakkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Gubernur yang akrab disapa Harum menjelaskan, progres pembangunan Bandara Ujoh Bilang saat ini telah mencapai sekitar 89 persen. Pembangunan ditargetkan rampung pada akhir Januari 2026 dan direncanakan diresmikan pada awal Februari mendatang.

“Pembangunan bandara ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu sebagai upaya membuka keterisolasian wilayah perbatasan,” ujar Harum.

Ia menambahkan, Bandara Ujoh Bilang diharapkan menjadi akses utama untuk mendukung pengembangan potensi daerah, mulai dari sektor pariwisata, perekonomian, hingga optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Mahakam Ulu.

“Saat ini pembangunan landasan pacu masih on progress. Runway sudah selesai dibangun dengan panjang 750 meter dan lebar 23 meter,” jelas orang nomor satu di Bumi Etam itu.

Pembangunan terminal penumpang, lanjut Harum, dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Sementara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan dukungan melalui pembangunan fasilitas pendukung, seperti stasiun pemadam kebakaran bandara serta sarana operasional lainnya.

Untuk mendukung proyek strategis tersebut, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran sekitar Rp43 miliar pada tahun 2025. Pemerintah daerah menargetkan peresmian bandara pada awal Februari 2026, sembari menunggu terbitnya izin operasional dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

“Awal Februari kita rencanakan peresmian. Tinggal menunggu izin operasional dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan agar bandara ini segera bisa beroperasi,” tambahnya.

Namun, perhatian Gubernur Harum tidak hanya tertuju pada pembangunan infrastruktur fisik. Usai meninjau Bandara Ujoh Bilang, Gubernur bersama Ketua TP PKK Kaltim Hj. Sarifah Suraidah Harum beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Posyandu di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Long Bagun.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Gubernur menyerahkan bantuan peralatan kesehatan berupa Antropometri Kit untuk empat Posyandu, yakni Posyandu Lavender, Suplir, Teratai, dan Bakung. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua TP PKK Mahakam Ulu, Mega Petra Marten, sebagai bentuk dukungan peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak di wilayah perbatasan.

Peninjauan ini turut dihadiri Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan dan Wakil Bupati Mahulu Suhuk, Ketua DPRD Provinsi Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim Ujang Rachmad, jajaran Forkopimda, serta pimpinan perangkat daerah Pemprov Kaltim dan Pemkab Mahakam Ulu.

Dengan hampir rampungnya Bandara Ujoh Bilang, harapan akan konektivitas yang lebih cepat dan merata bagi masyarakat Mahakam Ulu kini semakin nyata.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *